Assalammualaikum, udh lama ga coret", rindu brohh.. Udh setahun mungkin ga nengokin blog ini, tetep aja ga ada yang berubah.. Hahahaha
mulai ngeblog lg tp pingin ngedoa, belakangan ini hatinya lagi ga karuan brohh.. pingin sesuatu yang tentramin hati dan jiwa, badan boleh besar dan mulut bisa ketawa" terus tp sbnrnya hati ini kosong.. Mungkin sudah terlalu jauh dari penciptanya.. Da aku mah apa atuh, dosanya jg bnyk tp keinginan terbesar mh masuk surga nya Alloh.. Aamiin 🙏
"Ya Alloh ya Rabb Engkau maha pengasih maha penyayang, ampuni jika semua langkah yang kami langkahkan untuk tujuan yg salah dalam hidup ini..
Ya Alloh ya Rabb ampuni dosa perut kami yang selalu makan makanan dg nafsu kami lupa membaca doa dan bersyukur kpdMu bahkan mungkin kami memakan makanan yang tdk halal..
ampuni kami ya Rabb..
Ya Alloh ya Rabb ampuni lisan kami yg sering sekali kami gunakan untuk hal" yang salah, lisan yang bahkan menyakiti hati orang lain..
Ya Alloh ya rabb ampuni telinga kami, yang selalu kami gunakan untuk mendengarkan sesuatu yg salah, yg bahkan sering menjauhkan keimanan kami..
Ya Alloh ya Rabb ampuni mata kami telah memandang sesuatu yg tdk bermanfaat bagi kami, bahkan mungkin engkau murkai..
ampuni dosa kami yang kami lakukan dg sengaja, ataupun tdk d sengaja, dosa yg kami lakukan yg menyebabkan orang d lingkungan kami pun ikut merasakan dosanya.
Jauhkan kedua orang tua kami dari api neraka, ampuni mereka kalau mereka lupa beristighfar terhadapMu..
Tentarmkan hati mereka, tnpa mereka mungkin kami tdk akan mengenal engkau ya Alloh, ampuni dosa adik" kami, keluarga serta orang" yang kami cintai jangan siksa kami krn dosa" yg tdk engkau ampuni..
Kami ingin mendapatkan kasih sayang dari mu, kami td ingin wafat dalam keadaan maksiat, kami ingin wafat ketika kami rindu dg Mu, tentramkan kami d barjah Mu..
Bimbing perasaan kami, agar kami tdk tersesat d dalam rasa yg semu, kabulkan doa kami ya Rabb"
Jumat, 20 Februari 2015
Rabu, 25 Desember 2013
she's my everything :)
Jasa
Mu Sungguh Tak Terbalas BU :’(
IBU
IBU IBU...
Ibu menjagaku didalam kandungan selama 9 bulan.
Dia merasakan mual dan muntah selama 4 bulan.
Dia melihat kakinya membengkak & kulitnya
meregang karena aku semakin membesar didalam perutnya.
Dia bernafas terengah-engah saat berjalan.
Dia harus kehilangan banyak waktu tidurnya karena seringkali merasakan sakit dan ketidaknyamanan yg hebat.
Saat aku lahir didunia, ia menjadi perawat untukku, juru masakku, guruku, sahabat, penggemar terbesarku, dan lain sebagainya.
Dia berjuang untukku, menangisiku, berharap yg terbaik untukku, selalu berdoa utk kebaikanku.
Sebagian besar dari kita mungkin beruntung memiliki Ibu super yg demikian sayang dengan kita, Namun ada pula yg kehilangan Ibu sejak dari mereka masih kecil.
Jika Anda memiliki ibu yang penuh kasih yang melakukan semua
ini untuk Anda, Anda sangat beruntung.
Dan jika Ibumu saat ini masih ada, maka rawatlah, jaga sebaik mungkin, bahagiakan, selagi masih ada kesempatan. Jangan sampai menyesal saat beliau sudah tiada kamu belum bisa memberikan kebahagiaan utk Ibumu. Dan jika sudah tiada maka kirimkanlah doa untuknya.
Berbanggalah wahai wanita yang skrg telah menjadi seorang ibu, dan untuk setiap perempuan lain yang suatu saat akan menjadi Ibu.
Berbahagialah wahai engkau para Lelaki karena engkau tak perlu mengalami rasa sakit yang begitu hebat seperti ini, maka berikanlah perhatian dan kasih sayang pada pasanganmu sebagai wujud penghargaan pada mereka.
Ibu menjagaku didalam kandungan selama 9 bulan.
Dia merasakan mual dan muntah selama 4 bulan.
Dia melihat kakinya membengkak & kulitnya
meregang karena aku semakin membesar didalam perutnya.
Dia bernafas terengah-engah saat berjalan.
Dia harus kehilangan banyak waktu tidurnya karena seringkali merasakan sakit dan ketidaknyamanan yg hebat.
Saat aku lahir didunia, ia menjadi perawat untukku, juru masakku, guruku, sahabat, penggemar terbesarku, dan lain sebagainya.
Dia berjuang untukku, menangisiku, berharap yg terbaik untukku, selalu berdoa utk kebaikanku.
Sebagian besar dari kita mungkin beruntung memiliki Ibu super yg demikian sayang dengan kita, Namun ada pula yg kehilangan Ibu sejak dari mereka masih kecil.
Jika Anda memiliki ibu yang penuh kasih yang melakukan semua
ini untuk Anda, Anda sangat beruntung.
Dan jika Ibumu saat ini masih ada, maka rawatlah, jaga sebaik mungkin, bahagiakan, selagi masih ada kesempatan. Jangan sampai menyesal saat beliau sudah tiada kamu belum bisa memberikan kebahagiaan utk Ibumu. Dan jika sudah tiada maka kirimkanlah doa untuknya.
Berbanggalah wahai wanita yang skrg telah menjadi seorang ibu, dan untuk setiap perempuan lain yang suatu saat akan menjadi Ibu.
Berbahagialah wahai engkau para Lelaki karena engkau tak perlu mengalami rasa sakit yang begitu hebat seperti ini, maka berikanlah perhatian dan kasih sayang pada pasanganmu sebagai wujud penghargaan pada mereka.
IBU
IBU IBU...
Ibu di dalam tangisannya ia hanya meminta anaknya bahagia, ibu di dalam tangisannya tak pernah lelah mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya, meski kita lebih sering lupa mendoakan orang tua.
Maafkan aku Ibu, telah banyak kegagalan yang aku lalui, telah banyak kesalahan yang aku perbuat, tapi jangan biarkan aku Gagal dan Salah dalam menjadi anakmu. Insya Allah, aku berusaha menjadi anak yang diridhoi Allah untukmu..
"Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayana shighoro"
"Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihiku pada waktu kecil"
AAMIIN YA ROBBAL "ALAMIN
Ibu di dalam tangisannya ia hanya meminta anaknya bahagia, ibu di dalam tangisannya tak pernah lelah mendoakan kebaikan untuk anak-anaknya, meski kita lebih sering lupa mendoakan orang tua.
Maafkan aku Ibu, telah banyak kegagalan yang aku lalui, telah banyak kesalahan yang aku perbuat, tapi jangan biarkan aku Gagal dan Salah dalam menjadi anakmu. Insya Allah, aku berusaha menjadi anak yang diridhoi Allah untukmu..
"Allahummaghfirli waliwalidayya warhamhuma kama robbayana shighoro"
"Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku dan kasihanilah keduanya sebagaimana mereka mengasihiku pada waktu kecil"
AAMIIN YA ROBBAL "ALAMIN
https://www.facebook.com/pages/Strawberry/203846879754531
artikel agama, mudah mudahan bisa jadi pribadi yang lebih baik lagi pas udah baca artikel ini
Saatnya Mencurigai Batas Umur
Kematian akan menghampiri siapa pun,
baik ia seorang yang shalih atau durhaka, baik yang tua maupun yang muda, baik
yang miskin maupun yang kaya
Sebuah poster mengingatkan datangnya
kematian: "Shalatlah di belakang imam, sebelum dishalatkan di depan
imam"
BERITA wafatnya Ustadz Jefri Al Buchori pada akhir April 2013
sempat membuat banyak orang tidak percaya. Ketika itu tidak sedikit pula yang
menganggap berita tersebut hoax atau cerita bohong yang sengaja disebarkan oleh
pihak tidak bertanggungjawab.
Bahkan, sebagian orang menganggap
kematian Ustadz Jefri ini hanyalah mimpi, meskipun mereka secara langsung sudah
melihat berita di berbagai media massa terkait pemulangan jenazah dari rumah
sakit, prosesi shalat jenazah di Masjid Istiqlal, dan prosesi pemakaman Ustadz
Jefri. “Seperti mimpi menyaksikan kematian Ustadz Jefri,” celetuk salah seorang
rekan kepada penulis.
Keterkejutan masyarakat atas
wafatnya Ustadz Jefri bisa dimaklumi. Karena, wafatnya Ustadz Jefri sangat
mendadak, dengan cara yang tragis (akibat kecelakaan lalulintas), dan ketika
ajal menjemput usianya pun tergolong masih muda, 40 tahun. Sebetulnya kematian
mendadak seseorang sudah sering terjadi sebelum-sebelumnya.
Setiap yang Hidup Pasti Mati
Sebelum Ustadz Jefri, kita juga
pernah dikejutkan dengan kematian mendadak seorang politisi muda, Adjie
Massaid, akibat serangan jantung. Jika dilihat dari riwayat penyakit, Adjie
tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Bahkan menjalani gaya hidup sehat dan
ia rutin berolahraga. Itulah takdir kematian yang tidak mengenal istilah ketuk
pintu.
Mengenai hal ini, Allah Subhanahu wa
Ta’ala berfirman
وَلَن يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْساً إِذَا
جَاء أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
“Dan Allah sekali-kali tidak akan
menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan
Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.” (Al-Munaafiquun
[63]:11)
Ayat di atas menjadi peringatan bagi
kita bahwa kematian itu bisa terjadi kapan saja. Karena itu meskipun manusia
berusaha menghindar dari kematian, dia tidak akan bisa mengelak dari dari
kematian itu sendiri, meskipun bersamanya ada banyak dokter spesialis yang ahli
dan dilengkapi dengan peralatan kedokteran yang canggih dan mahal harganya.
Kematian akan menghampiri siapa pun,
baik ia seorang yang shalih atau durhaka, baik yang tua maupun yang muda, baik
yang miskin maupun yang kaya, seorang yang turun ke medan perang ataupun duduk
diam di rumahnya, seorang yang bersemangat mengejar kehidupan akhirat, ataupun
yang lalai dan malas-malasan.
Mengenai fenomena kematian mendadak
seperti halnya kasus Ustadz Jefri al-Buchori dan politisi Adjie Massaid ini,
beberapa abad yang lalu sudah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sudah
memberi isyarat. Dalam Haditsnya Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya di
antara tanda-tanda hari kiamat adalah munculnya kematian mendadak.”
(Riwayat Thabarani)
Dalam pandangan Islam, mati bukanlah
akhir dari kehidupan manusia, tetapi hanyalah fase perpindahan dari kehidupan
di dunia kepada kehidupan akhirat. Oleh sebab itu, kita dapat menyatakan bahwa
mati sebenarnya awal dari kehidupan yang baru. Bahagia atau sengsaranya
seseorang dalam kehidupan akhirat bergantung apakah dia menjalani kehidupan di
dunia ini sesuai dengan nilai-nilai Islam atau tidak. Manakala seseorang sudah
menjalani kehidupan dengan baik hingga kematiannya, kematiannya sering disebut husnul
khatimah (akhir kehidupan yang baik).
Manfaat Dzikrul Maut
Seorang Mukmin sejatinya tidak
mengenal kata malas atau menunda-nunda waktu dalam beribadah kepada Allah
Subhanahu Wata’ala. Dalam benaknya harus
selalu dipenuhi rasa curiga; jangan-jangan batas usianya di dunia akan berakhir
lusa, besok atau bahkan hari ini. Dengan mengingat kematian (dzikrul maut),
seseorang selalu berhati-hati dalam
menapaki hidup di dunia. Rasulullah bersabda, “Cukuplah kematian itu sebagai
nasihat.” (Riwayat Thabrani dan Baihaqi)
Jika pun terjerembab dalam maksiat,
buru-buru ia bangkit dan bertaubat kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Rasulullah bersabda: “Orang yang cerdas
adalah orang yang mengevaluasi dirinya dan melakukan sesuatu untuk hidup
setelah mati.” (Riwayat At Tirmizi, Ibnu Majah, dan Ahmad).
Coba tanyakan dengan jujur pada diri
kita, seberapa sering kita mengingat kematian? Hanya kita sendiri yang bisa
menjawabnya. Jika kenyatannya kita masih sangat sedikit dalam mengingat
kematian di tengah kesibukan dan semua urusan keduniaan, maka segeralah
mengubah langkah.
Banyak manfaat yang diperoleh jika
kita mengingat kematian. Umar bin Abdul Aziz pernah berkata,
“Barangsiapa
yang mendekatkan hatinya pada kematian, niscaya dia akan banyak mendermakan apa
yang dia punya.”
Mengingat kematian juga merupakan
satu cara yang sangat efektif untuk dapat menaklukan dan mengendalikan hawa
nafsu. Perhatikan sabda Rasulullah berikut ini : “Perbanyaklah mengingat
sesuatu yang melenyapkan semua kelezatan, yaitu kematian!” (Riwayat
Tirmidzi)
Dari uraian di atas, secara garis
besar dzikrul maut akan membuat seseorang meraih kemulian lantaran: segera
bertaubat, qana’ah hatinya, dan semangat dalam beribadah. Sementara orang yang
lupa dengan kematian dapat dicirikan: suka menunda-nunda taubat, tidak puas
dengan apa yang ada (rakus bin tamak), dan bermalas-malas dalam beribadah.
Cara Mengingat Kematian
Di antara perkara yang dapat
mendorong seseorang untuk beramal dan bersemangat adalah menyaksikan
orang-orang yang sedang menghadapi sakaratul maut. Bisa jadi pengaruhnya akan
membekas pada diri seseorang sampai ia meninggal dunia.
Suatu ketika, Hasan Al Bashri,
seorang ulama pada masa kekhalifahan Umayyah, menjenguk seseorang yang sedang
sakit. Didapati orang tersebut sedang menghadapi sakaratul maut. Secara
langsung Hasan menyaksikan kesulitan dan derita yang dialami orang itu.
Kemudian Hasan Al- Bashri pulang kepada keluarganya dengan raut muka yang
berbeda saat ia keluar rumah meninggalkan mereka. Oleh karenanya mereka
bertanya kepadanya, “Apakah engkau ingin makan? Semoga Allah Subhanahu
Wata’ala memberi rahmat kepadamu.”
Imam Hasan Al-Bashri menjawab,
“Wahai keluargaku, ambilah makanan dan minuman! Demi Allah, sesungguhnya aku
telah melihat kematian, aku akan terus beribadah hingga bertemu dengan-Nya.”
(dinukil dari At-Tadzkirah fi Ahwalil Mauta wa Umuuri Akhirat karya Imam
Al-Qurthubi)
Sementara Umar bin Abdul Aziz punya
cara unik untuk selalu mengingat kematian. Biasanya secara rutin Umar bin Abdul
Aziz mengumpulkan para fukaha setiap malam untuk mengingat kematian, kemudian
mereka menangis seolah-olah di hadapan mereka ada jenazah.
Ziarah kubur juga termasuk hal yang
dapat mengingatkan kita pada akhirat (termasuk di dalamnya kematian, sebagai
pintu menuju akhirat), sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi
Wassalam: “Dahulu aku melarang kalian
berziarah kubur, namun sekarang berziarahlah, karena hal itu akan menjadikan
sikap hati-hati di dunia dan akan dapat mengingatkan pada akhirat.”
(Riwayat Ahmad)
Pada akhir tulisan, marilah kita
renungi Hadits Rasulullah berikut ini, “Orang yang paling banyak mengingat
kematian dan paling siap menghadapinya. Mereka itulah orang-orang cerdas.
Mereka pergi dengan membawa kemuliaan dunia dan kemuliaan akhirat.” (Riwayat Ibnu Majah) *
http://www.hidayatullah.com/read/2013/12/25/13782/saatnya-mencurigai-batas-umur.html
wisata murah meriah
Tempat makan murah meriah dengan pemandangan kota bandung yang ciamik!
Dalam postingan kali ini saya akan
berbagi cerita tentang salah satu tempat wisata kuliner di kota bandung yaitu
PUNCLUT!
Berawal dari janjian sama temen
waktu itu, kalo pulang ngampus mau pergi
ke punclut mau makan makan gituuu sambil ngeliat pemandangan kota Bandung di
malam hari. ternyata tak di sangka dan diduga hujan turun dengan derasnya
awalnya yang akan pergi banyakan tapi ternyata satu persatu mereka berguguran
dengan alasan yang beragam, ya sudah lah apa mau di kata kalo udah ga mau ikut
mau bagaimana lagi?
Akhirnya perkuliahan pun beres,
dilanjutkan dengan sholat magrib saya dan teman menunggu d depan kelas berharap
agar hujannya reda tapi sayang hujannya ga bersahabat makin di tunggu hujannya
pun semakin deras, dengan modal nekat akhirnya saya berangkat menerjang hujan
karena saya teringat dengan 3teman saya yang sudah menunggu d Pasteur, “otw, tunggu
bentar di sini ujannya gede banget” itu sms yang saya kirim sebelum saya
berangkat, untuk memastikan agar teman saya yang sedang menunggu di sana ga
hubungin saya dulu, pas saya bilang otw padahal saya masih berada di kampus
masih menunggu hujan, maksud saya otw itu “oh tungguan we” artinya oh tungguin
aja harusnya kan on the way….. wkwkwkwkwkwk
Sekitar pukul 18.45wib saya mulai
berangkat dengan cuaca yang masih hujan, ketika di perjalanan teman saya jatuh dari motor…
aduhhhh ada ada aja, memang perjuangan nya luar biasa sekali, ketika saya Tanya
apakah mau lanjut perginya atau mau pulang aja teman saya yang satu ini memang
super ia tidak pantang menyerah ia bilang “ayo lanjut aja udah tanggung
setengah jalan” dengan perasaan khawatir saya pun mengiakan perkataan nya, ga
khawatir gimana orang saya yang maksa maksa dia ikut?
Kami pun tiba d daerah Pasteur dan
langsung menghampiri ketiga teman saya yang sudah menunggu, mungkin mereka agak
sedikit BT karena menunggu saya tapi ya sudah akhirnya kita berangkat menuju
PUNCLUT…..
Sekedar informasi aja nih, setau
saya kalo mau k punclut ada 2 alternatif jalan yang bisa dilalui Melalui
jalan Dago : Jalan yang akan dilalui yaitu Jalan dipatiukur
lurus terus ke arah pasar Simpang, saat menemukan lampu merah / lampu stop-an
pasar simpang belok kanan ke arah utara menuju jalan dago atas, disana akan
melewati beberapa hotel ternama salah-satunya adalah Hotel Horisson Bandung.
Saat mencapai terminal Dago, siap2
untuk belok kiri dan anda akan berhadapan dengan jalan yang cukup curam, tp ga
perlu khawatir jalannya cukup lebar dan besar dan jalan sudah hotmix. kalian
akan melewati perumahan dan sekolah Mewah "Citra Land Green Dago"
milik boss properti pak Ciputra. Dan kalian yang memiliki kendaraan yang
ber-knalpot bising silahkan perbaiki dulu, karena kendaraan bising dilarang
masuk.
Disana kalian akan memandang tanah
tandus karena memang sedang dalam pembangunan Perumahan mewah. kamu tidak perlu
takut nyasar, ikuti saja kendaraan orang lain, pada umumnya orang yang melewati
Perumahan "Citra Land Green Dago" adalah bertujuan ke Punclut atau
Lembang. dan untuk mencapai Punclut dari Perumahan "Citra Land Green
Dago" sekitar 4 menitan.
Melalui Jalan Ciumbeuleuit : Jalan yang akan dilalui yaitu Jalan dipatiukur
lurus terus ke arah pasar Simpang, saat menemukan Perempatan lampu merah /
lampu stop-an pasar simpang Lurus saja, buat anda yang tidak tahu jalan ikuti
saja angkot cicaheum - Ciroyom, tapi ingat saat mencapai pertigaan gandok
Ciumbeuleuit anda belok kanan ke arah utara dan sedikit menanjak.
Diperjalanan kalian akan bertemu Apartemen
dan Butik Hotel Ciumbeuleuit, kemudian Kampus Unpar (Universitas
Parahyangan) hingga mencapai pertigaan Ciumbeuleuit anda belok kiri saja, dan
sekitar 500 meter anda menemukan Rumah sakit paru-paru milik AURI. Anda belok
kanan untuk mencapai Punclut. Untuk Hari Minggu atau hari libur Jalur ini akan
dipadati oleh pasar dadakan. hingga jam 11 siang.
Ketika saya
sampai di sana udah agak malem sih skitar pukul 21.00wib, tapi terbayar sudah
ketika saya memesan makan menunya
bervariasi saya sendiri memilih nasi merah ayam bakar dan teh manis anget dan
sambelnya yang top buanget, sedangkan teman yang lainnya ada yang memesan pepes
usus ada juga yang pilih belut sambil makan dengan sambel yang super pedas
disuguhi pemandangan kota Bandung yang indah, semakin nikmat deh makan nya secara perut udah keroncongan di tambah
udara yang udah kaya di samudera antartika… hhaa
Sekian dlu posting nya, pegel nihh……………………………………..
Untuk liburan malam minggu coba deh
di Punclut, rata-rata warung buka 24 jam pemandangannya pun ok juga ga kalah
waktu disiang hari.
Senin, 28 Oktober 2013
salah satu tokoh penemu kimia, cekidot :)
Ternyata Penemu Kimia Adalah Orang Muslim

Ilmu kimia di kemudian hari berkembang sangat pesat dan dikenal banyak orang. Tapi hanya sedikit yang tahu siapa sejatinya orang pertama yang menemukan ilmu eksakta tersebut. Adalah Abu Musa Jabir Ibnu Hayyan (721-815 H), ilmuwan Muslim pertama yang menemukan dan mengenalkan disiplin ilmu kimia tadi.
Lahir di kota peradaban Islam klasik, Kuffah (Irak), ilmuwan muslim ini lebih dikenal dengan nama Ibnu Hayyan. Sementara di Barat ia dikenal dengan nama Ibnu Geber. Ayahnya seorang penjual obat, meninggal sebagai 'syuhada' demi penyebaran ajaran Syi'ah. Jabir kecil menerima pendidikannya dari raja bani Umayyah, Khalid Ibnu Yazid Ibnu Muawiyah, dan imam terkenal, Jakfar Sadiq. Ia juga pernah berguru pada Barmaki Vizier pada masa kekhalifahan Abbasiyah pimpinan Harun Al Rasyid.
Ditemukannya kimia oleh Jabir ini membuktikan, bahwa ulama di masa lalu tidak melulu lihai dalam ilmu-ilmu agama, tapi sekaligus juga menguasai ilmu-ilmu umum. "Sesudah ilmu kedokteran, astronomi, dan matematika, bangsa Arab memberikan sumbangannya yang terbesar di bidang kimia," tulis sejarawan Barat, Philip K Hitti, dalam History of The Arabs. Berkat penemuannya ini pula, Jabir dijuluki sebagai Bapak Kimia Modern.
Dalam karirnya, ia pernah bekerja di laboratorium dekat Bawwabah di Damaskus. Pada masa-masa inilah ia banyak mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru di sekitar kimia. Berbekal pengalaman dan pengetahuannya itu, sempat beberapa kali ia mengadakan penelitian soal kimia. Namun penyelidikan secara serius baru ia lakukan setelah umurnya menginjak dewasa.
Dalam penelitiannya itu, Jabir mendasari eksperimennya secara kuantitatif dan instrumen yang dibuatnya sendiri, menggunakan bahan berasal dari logam, tumbuhan, dan hewani. Jabir mempunyai kebiasaan yang cukup konstruktif mengakhiri uraiannya pada setiap eksperimen. Antara lain dengan penjelasan : “Saya pertama kali mengetahuinya dengan melalui tangan dan otak saya dan saya menelitinya hingga sebenar mungkin dan saya mencari kesalahan yang mungkin masih terpendam “.
Dari Damaskus ia kembali ke kota kelahirannya, Kuffah. Setelah 200 tahun kewafatannya, ketika penggalian tanah dilakukan untuk pembuatan jalan, laboratoriumnya yang telah punah ditemukan. Di dalamnya didapati peralatan kimianya yang hingga kini masih mempesona, dan sebatang emas yang cukup berat.
Teori Jabir
Pada perkembangan berikutnya, Jabir Ibnu Hayyan membuat instrumen pemotong, peleburan dan pengkristalan. Ia menyempurnakan proses dasar sublimasi, penguapan, pencairan, kristalisasi, pembuatan kapur, penyulingan, pencelupan, pemurnian, sematan (fixation), amalgamasi, dan oksidasi-reduksi.Semua ini telah ia siapkan tekniknya, praktis hampir semua 'technique' kimia modern. Ia membedakan antara penyulingan langsung yang memakai bejana basah dan tak langsung yang memakai bejana kering. Dialah yang pertama mengklaim bahwa air hanya dapat dimurnikan melalui proses penyulingan.
Khusus menyangkut fungsi 2 ilmu dasar kimia, yakni kalsinasi dan reduksi, Jabir menjelaskan, bahwa untuk mengembangkan kedua dasar ilmu itu, pertama yang harus dilakukan adalah mendata kembali dengan metoda-metoda yang lebih sempurna, yakni metoda penguapan, sublimasi, destilasi, penglarutan, dan penghabluran. Setelah itu, papar Jabir, memodifikasi dan mengoreksi teori Aristoteles mengenai dasar logam, yang tetap tidak berubah sejak awal abad ke-18 M. Dalam setiap karyanya, Jabir melaluinya dengan terlebih dahulu melakukan riset dan eksperimen. Metode inilah yang mengantarkannya menjadi ilmuwan besar Islam yang mewarnai renaissance dunia Barat.
Namun demikian, Jabir tetap saja seorang yang tawadlu' dan berkepribadian mengagumkan. "Dalam mempelajari kimia dan ilmu fisika lainnya, Jabir memperkenalkan eksperimen objektif, suatu keinginan memperbaiki ketidakjelasan spekulasi Yunani. Akurat dalam pengamatan gejala, dan tekun mengumpulkan fakta. Berkat dirinya, bangsa Arab tidak mengalami kesulitan dalam menyusun hipotesa yang wajar," tulis Robert Briffault.
Menurut Briffault, kimia, proses pertama penguraian logam yang dilakukan oleh para metalurg dan ahli permata Mesir, mengkombinasikan logam dengan berbagai campuran dan mewarnainya, sehingga mirip dengan proses pembuatan emas. Proses demikian yang tadinya sangat dirahasiakan dan menjadi monopoli perguruan tinggi, dan oleh para pendeta disamarkan ke dalam formula mistik biasa, di tangan Jabir bin Hayyan menjadi terbuka dan disebarluaskan melalui penyelidikan, dan diorganisasikan dengan bersemangat.
Terobosan Jabir lainnya dalam bidang kimia adalah preparasi asam sendawa, hidroklorik, asam sitrat dan asam tartar. Penekanan Jabir di bidang eksperimen sistematis ini dikenal tak ada duanya di dunia. Inilah sebabnya, mengapa Jabir diberi kehormatan sebagai 'Bapak Ilmu Kimia Modern' oleh sejawatnya di seluruh dunia. Dalam tulisan Max Mayerhaff, bahkan disebutkan, jika ingin mencari akar pengembangan ilmu kimia di daratan Eropa, maka carilah langsung ke karya-karya Jabir Ibnu Hayyan.
Puaskah Jabir? Tidak! Ia terus mengembangkan keilmuannya sampai batas tak tertentu. Dalam hal teori keseimbangan misalnya, diakui para ilmuwan modern sebagai terobosan baru dalam prinsip dan praktik alkemi dari masa sebelumnya. Sangat spekulatif, di mana Jabir berusaha mengkaji keseimbangan kimiawi yang ada di dalam suatu interaksi zat-zat berdasarkan sistem numerologi (studi mengenai arti klenik dari sesuatu dan pengaruhnya atas hidup manusia) yang diterapkannya dalam kaitan dengan alfabet 28 huruf Arab untuk memperkirakan proporsi alamiah dari produk sebagai hasil dari reaktan yang bereaksi. Sistem ini niscaya memiliki arti esoterik, karena kemudian telah menjadi pendahulu penulisan jalannya reaksi kimia.
Jelas dengan ditemukannya proses pembuatan asam anorganik oleh Jabir telah memberikan arti penting dalam sejarah kimia. Di antaranya adalah hasil penyulingan tawas, amonia khlorida, potasium nitrat dan asam sulferik. Pelbagai jenis asam diproduksi pada kurun waktu eksperimen kimia yang merupakan bahan material berharga untuk beberapa proses industrial. Penguraian beberapa asam terdapat di dalam salah satu manuskripnya berjudul Sandaqal-Hikmah (Rongga Dada Kearifan) .
Seluruh karya Jabir Ibnu Hayyan lebih dari 500 studi kimia, tetapi hanya beberapa yang sampai pada zaman Renaissance. Korpus studi kimia Jabir mencakup penguraian metode dan peralatan dari pelbagai pengoperasian kimiawi dan fisikawi yang diketahui pada zamannya. Di antara bukunya yang terkenal adalah Al-Hikmah Al Falsafiyah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Latin berjudul SummaPerfecdonis.
Suatu pernyataan dari buku ini mengenai reaksi kimia adalah: "Air raksa (merkuri) dan belerang (sulfur) bersatu membentuk satu produk tunggal, tetapi adalah salah menganggap bahwa produk ini sama sekali baru dan merkuri serta sulfur berubah keseluruhannya secara lengkap. Yang benar adalah bahwa, keduanya mempertahankan karakteristik alaminya, dan segala yang terjadi adalah sebagian dari kedua bahan itu berinteraksi dan bercampur, sedemikian rupa sehingga tidak mungkin membedakannya secara seksama. Jika dihendaki memisahkan bagian-bagian terkecil dari 2 kategori itu oleh instrumen khusus, maka akan tampak bahwa tiap elemen (unsur) mempertahankan karakteristik teoretisnya. Hasilnya adalah suatu kombinasi kimiawi antara unsur yang terdapat dalam keadaan keterkaitan permanen tanpa perubahan karakteristik dari masing-masing unsur."
Ide-ide eksperimen Jabir itu sekarang lebih dikenal/dipakai sebagai dasar untuk mengklasifikasikan unsur-unsur kimia, utamanya pada bahan metal, non-metal dan penguraian zat kimia. Dalam bidang ini, ia merumuskan 3 tipe berbeda dari zat kimia berdasarkan unsur-unsurnya:
-Air (spirits), yakni yang mempengaruhi penguapan pada proses pemanasan, seperti pada bahan camphor, arsenik dan amonium klorida.
-Metal, seperti pada emas, perak, timah, tembaga, besi.
-Bahan campuran, yang dapat dikonversi menjadi semacam bubuk.
Sampai abad pertengahan, risalah-risalah Jabir di bidang ilmu kimia, termasuk kitabnya yang masyhur, yakni Kitab Al-Kimya dan Kitab Al Sab'een, telah diterjemahkan ke dalam bahasa Latin. Terjemahan Kitab Al Kimya bahkan telah diterbitkan oleh ilmuwan Inggris, Robert Chester pada 1444, dengan judul The Book of the Composition of Alchemy. Sementara buku kedua Kitab Al Sab'een, diterjemahkan oleh Gerard Cremona.
Berikutnya di tahun 1678, ilmuwan Inggris lainnya, Richard Russel, mengalihbahasakan karya Jabir yang lain dengan judul Summa of Perfection. Berbeda dengan pengarang sebelumnya, Richard-lah yang pertama kali menyebut Jabir dengan sebutan Geber, dan memuji Jabir sebagai seorang pangeran Arab dan filsuf. Buku ini kemudian menjadi sangat populer di Eropa selama beberapa abad lamanya. Dan telah pula memberi pengaruh pada evolusi ilmu kimia modern.
Karya lainnya yang telah diterbitkan adalah; Kitab al Rahmah, Kitab al Tajmi, Al Zilaq al Sharqi, Book of The Kingdom, Book of Eastern Mercury, dan Book of Balance (ketiga buku terakhir diterjemahkan oleh Berthelot). "Di dalamnya kita menemukan pandangan yang sangat mendalam mengenai metode riset kimia,", tulis George Sarton. Dengan prestasinya itu, dunia ilmu pengetahuan modern pantas 'berterima kasih' padanya.
Langganan:
Postingan (Atom)




